baleKlub sepak bola terkenal dan ternama didunia pasti itulah yang biasa disebut “Real Madrid, seperti sebuah studio Hollywood. Kami membuat film setiap hari dan film yang dibuat bernilai lebih jika Tom Cruise yang berperan di dalamnya,” kata Jose Angel Sanchez pada tahun 2007 lalu. Begitulah yang terus dilakukan Real Madrid dari masa ke masa. Sejak dipimpin oleh Presiden flamboyan, Florentino Perez, Real Madrid terus memecahkan rekor transfer harga pemain termahal dunia. Dimulai pada tahun 2000 ketika membeli Luis Figo, lalu diperkuat dengan pembelian David Beckham. Real Madrid diprediksi mencapai puncaknya dengan membeli Cristiano Ronaldo seharga Rp 1,2 triliun pada 2010 lalu.

Tapi ternyata itu bukan puncak. Masih ada lagi puncak pembelian pemain termahal dunia yang mencengangkan. Awal pekan ini klub yang bermarkas di ibukota Spanyol ini mengumumkan pembelian Gareth Bale dengan harga bombastis Rp 1,6 triliun. Gareth Bale dalam Penerbangan Ke Bangkok menandatangani kontrak berdurasi enam musim setelah menjalani tes medis, kemarin. Bintang asal klub Tottenham Hotspur ini akan resmi diperkenalkan sebagai pemain Real Madrid hari ini dengan status pemain termahal dunia. Mungkin kita akan sepakat bahwa konsep pesepakbola seperti seorang bintang film dipelopori oleh Perez.

Pembelian pemain mahal baginya adalah sebuah investasi bisnis yang diharapkan bisa mendatangkan keuntungan lebih. Dalam artian, Perez tidak akan segan mengeluarkan segudang uang bagi pemain yang dinilainya telah membumi atau dianggap hebat se-jagat. Lalu dia berharap bisa mendapatkan keuntungan komersial dari daya tarik global yang dimiliki pemain tersebut.

Real Madrid sejauh ini telah memecahkan rekor dunia lima kali sejak tahun 2000. Mereka percaya Bale menjadi pemasaran berikutnya sebagai mesin Real Madrid yang bisa mencetak uang melebihi dari harga pembeliannya yang mencapai Rp 1,6 triliun. Menengok pada sederetan pemain bintang yang pernah jadi hiasan di Santiago Bernabeu. David Beckham, Kaka, dan Cristiano Ronaldosemua adalah peraih penghargaan Ballon d’Or dan pemenang Liga Champions sebelum tiba di Spanyol.

David Beckham misalnya ketika pertama kali datang ke Bernabeu. Dia adalah sosok yang selalu jadi magnet dimanapun dia berada. Hanya butuh waktu enam bulan buat Real Madrid untuk mengeruk keuntungan dengan kedatangan Beckham. Penjualan kaos Real Madrid bernamakan Beckham saat itu meningkat tajam. Real Madrid meraup keuntungan 65 juta poundsterling hanya dalam kurun waktu enam bulan. Dan datangnya David Beckham mendongkrak pemasukan keuangan Madrid berlipat dari empat musim sebelumnya. Dan hal ini pula yang diharapkan terjadi pada pemain kelas wahit Gareth Bale