Obesitas pada anak sangat sering kali terjadi, ternyata obesitas pada anak dan remaja bisa mempengaruhi kesehatan mental dan perilakunya.

Kelebihan berat badan pada anak dan remaja tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik saja. Anak anda remaja yang tidak memiliki masalah berat badan yang sejat juga berisiko dua kali lipat mengalami masalah mental dan perilaku.

Studi telah dilakukan para peneliti di UCLA dan menunjukan hasil bahwa anak-anak dan remaja yang mengalami obesitas pada usia 10-17 tahun memiliki risiko dua kali liat mengembangkan masalah kesehatan fisik, mental dan ketidakmampuan belajar.

Peneliti menemukan bahwa anak-anak yang obesitas berisiko mengalami masalah pada mental sampai 1,3 kali persen lebih besar dari anak-anak dan remaja yang berat badannya normal.

Sesudah mempertimbangkan faktor sosial dan ekonomi para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak obesitas dua kali lebih besar mungkin mengembangkan berbagai macam penyakit dan gangguan termasuk cacat fifik, gangguan belajar, ADHD, masalah emosional dan perilaku, masalah sendi dan otot, asma, infeksi telinga, sakit kepala, dan alergi dibanding anak dengan berat badan normal.

Beberapa anak yang obesitas lebih sulit mengikuti pelajaran dikelas dan cenderung tidak naik kelas seperti kecanduan taruhan online yang menjadikan malas untuk berfikir dan belajar.

“Temuan ini cukup mengejutkan, mengingat besarnya pengaruh obesitas terhadap berbagai masalah kesehatan terutama mental,” kata Dr Neal Halfon, profesor pediatri dari UCLA.